Seorang penjual menawarkan barangnya dengan harga tertentu. Namun karena calon pembeli salah dengar, maka ia menawar dengan harga diatas harga yang telah disebut penjual tadi. Tentu saja si penjual langsung memberikan barangnya, sementara ia (penjual) tahu kalau si pembeli betul-betul salah dengar.
- Sahkah aqad jual beli diatas?
- Kalau sah, apakah keuntungan si penjual termasuk riba?
Jawaban:
Akad jual beli tersebut tidak sah
Dasar Pengambilan
(وأن يقبل على وفق الايجاب فلو قال بعتك بألف مكسرة فقال قبلت بألف صحيحة لم يصح) وكذا عكسه ولو قال بعتك هذا بألف فقال قبلت نصفه بخمسمائة لم يصح.
Dan pembeli harus menerima sesuai dengan akad pemberian. Kalau penjual berkata: "Saya menjual kepadamu dengan uang seribu pecahan", kemudian pembeli menjawab "saya terima dengan uang seribu utuh", maka hukumnya tidak sah. Begitu juga sebaliknya kalau penjual mengatakan saya jual kepadamu dengan harga seribu,kemudian pembeli menerima dengan mengatakan saya terima dengan harga limaratus/setengahnya, maka hukumnya tidak sah.
قال رسول الله عليه وسلم "البيعان بالخيار مالم يتفرقا-أو قال: حتى يتفرقا-فإن صدقا وبينا بورك لهما في بيعهما, وإن كتما وكذبا محقت بركة بيعهما". وقوله "وبينا" أي لما في الثمن والمثمن من عيب فهو من جانبيهما وكذا نقصه.
Written : by Abdul Basit
ppssnh@telkom.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar